Saturday, 10 August 2013

Catatan5: Pelantikan Bebo


Sebenarnya aku dan Oma tidak memiliki memiliki Organisasi resmi, apalagi AD/ART . Namun kami mempunyai visi dan misi yang sangat jelas dan positif yaitu “Menjadi Trilyuner”. Positif kan?. He…
Nah, gak tahu kenapa pas Oma main di kamarku dan lagi asyik – asyiknya ngobrol, tiba – tiba temen sekamarku Irkham Kholid merengek – rengek agar kami mulai sekarang memanggilnya dengan sebutan ‘Baby Bro’. What????

My God. “Okay, atas dasar apa kamu memaksa kami untuk memanggil kamu Baby Bro!?”, tanyaku. “Itu karena aku saudara laki – laki kalian yang bermuka baby”, jawabnya tanpa ngaca.
Apa….??! Tampar. “Gak bisa seenaknya kayak gitu dong….., panggilan ‘Hyung’ dan ‘Oma’ kan ada sejarahnya. Kamu harus dilantik dulu baru dapet sebutan itu. Lagian nama itu juga kepanjangan!”, kataku bertubi – tubi.
Lalu Oma menyela, “Ya udah deh. Irkham, kamu suka uang gak?”
“Iya, suka banget!”, jawabnya. “Iya, kamu harus suka. Karena kalau mau jadi anggota kami, kamu harus cinta uang.  Kami juga.  Yaudah deh, kamu lolos dan kamu udah dilantik menjadi anggota baru kami dan kami panggil kamu Baby Bro”, kata Oma dengan entengnya.

Gila…., gampang banget masuk jadi anggota. Kemudian aku yang masih gak rela langsung melancarkan protes, “Gak bisa gitu dong…., lagian namanya juga gak efisien. Terlalu panjang!”. “Yaudah deh, kamu lolos tapi aku gak bakal manggil kamu dengan Baby Bro, tapi aku singkat menjadi BA-BO (baca: BE-BO)”, lanjutku. “Iya, betul, Bebo lebih gampang. Pokoknya Bebo. Titik”, sahut Oma.
Kemudian Bebo protes keras, “Gak. Gak. Gak mau… buruk banget. Masa Bebo. Bla. Bla. Bla…..”
Namun kami tidak mendengarkan ocehannya, pokoknya Bebo. Titik! 

Ini dia pic’nya, diambil setelah acara buka puasa bersama di asrama. Ada aku, Aji  alias Vino dan Bebo memakai baju koko.