Sebenarnya
aku dan Oma tidak memiliki memiliki Organisasi resmi, apalagi AD/ART . Namun
kami mempunyai visi dan misi yang sangat jelas dan positif yaitu “Menjadi
Trilyuner”. Positif kan?. He…
Nah,
gak tahu kenapa pas Oma main di kamarku dan lagi asyik – asyiknya ngobrol, tiba
– tiba temen sekamarku Irkham Kholid merengek – rengek agar kami mulai sekarang
memanggilnya dengan sebutan ‘Baby Bro’. What????
My
God. “Okay, atas dasar apa kamu memaksa kami untuk memanggil kamu Baby Bro!?”,
tanyaku. “Itu karena aku saudara laki – laki kalian yang bermuka baby”,
jawabnya tanpa ngaca.
Apa….??!
Tampar. “Gak bisa seenaknya kayak gitu dong….., panggilan ‘Hyung’ dan ‘Oma’ kan
ada sejarahnya. Kamu harus dilantik dulu baru dapet sebutan itu. Lagian nama
itu juga kepanjangan!”, kataku bertubi – tubi.
Lalu Oma menyela, “Ya udah deh.
Irkham, kamu suka uang gak?”
“Iya,
suka banget!”, jawabnya. “Iya, kamu harus suka. Karena kalau mau jadi anggota
kami, kamu harus cinta uang. Kami
juga. Yaudah deh, kamu lolos dan kamu
udah dilantik menjadi anggota baru kami dan kami panggil kamu Baby Bro”, kata
Oma dengan entengnya.
Gila….,
gampang banget masuk jadi anggota. Kemudian aku yang masih gak rela langsung
melancarkan protes, “Gak bisa gitu dong…., lagian namanya juga gak efisien. Terlalu
panjang!”. “Yaudah deh, kamu lolos tapi aku gak bakal manggil kamu dengan Baby
Bro, tapi aku singkat menjadi BA-BO (baca: BE-BO)”, lanjutku. “Iya, betul, Bebo
lebih gampang. Pokoknya Bebo. Titik”, sahut Oma.
Kemudian
Bebo protes keras, “Gak. Gak. Gak mau… buruk banget. Masa Bebo. Bla. Bla.
Bla…..”
Namun
kami tidak mendengarkan ocehannya, pokoknya Bebo. Titik!
Ini
dia pic’nya, diambil setelah acara buka puasa bersama di asrama. Ada aku,
Aji alias Vino dan Bebo memakai baju
koko.